Tampilkan postingan dengan label punk. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label punk. Tampilkan semua postingan

Selasa, 30 April 2013

TEKNIK SUARA SCREAM ATAU SUARA GROUND



teknik Suara scream terdiri dari 7 jenis scream yang berbeda apa saja itu oke ini dia
1. Teknik Scream
2. Teknik Growl
3. Teknik Grunt
4. Teknik Piq Squeals
5. Teknik Fry
6. Teknik False
7. Teknik Death

kita bahas yang pertama dulu , yaitu Teknik Scream itu sendiri. Scream berarti “teriakan” atau “berteriak”. Berteriak adalah mengeluarkan suara dengan keras. Berarti Teknik Scream bisa diartikan mengeluarkan suaradengan keras, sama halnya dengan berteriak. Akan tetapi,Teknik Scream memiliki nafas yang agak berat. Jadi tidak hanya asal mengeluarkan suara.
Tips untuk melakukan Teknik Scream :
1. Latihan mengeluarkan suara, atau dengan cara berteriak. Akan tetapi beratkkan suara yang anda keluarkan.
2. Lakukanlah latihan rutin setiap hari, misalnya 2 jam Sehari.
3. Agar mudah Mengeluarkan Suara, minumlah wedang jahe.Dengan minuman yang alami,bisa cepat membentuk suara Scream.
4. Lakukanlah latihan pernafasan diafragma.
5. Untuk memberatkan suara,anda juga bisa minum kopi. Kopi bertujuan untuk memberatkan suara yang berada dikerongkongan. Tapi jangan banyak-banyak, karena tidak baik untuk kesehatan tubuh.

2. TEKNIK GROWL
ok kita membahas teknik kedua yaitu Teknik Growl. Growl memiliki arti “Geraman”, berbeda sedikit dengan Teknik Scream. Growl juga dikenal dengan nama “Scream Rendah”. Jika Teknik Scream mengeluarkan Suara dengan keras dan terbuka,Teknik Growl juga mengeluarkan suara dengan keras akan tetapi mulut harus berbentuk pelafalan huruf “ O “ pada setiap kata yang diucapkan.
Perbedaan Teknik Scream dan Growl hanya terletak pada bentuk mulut, jika Teknik Scream mulut terbuka jika Teknik Growl mulut berbentuk seperti pelafalan huruf “ O “. Tips atau cara yang digunakan untuk berlatih Growl juga sama dengan Scream diantaranya :
1. Latihanlah mengeluarkan suara,atau dengan cara berteriak. Akantetapi beratkkan suara yang anda keluarkan.
2. Lakukanlah latihan rutin setiap hari, misalnya 2 jam Sehari.
3. Agar mudah Mengeluarkan Suara, minumlah wedang jahe,biasakan minum air hangat pada waktu mau berlatih dan Dengan minuman yang alami, bisa cepat membentuk suara Scream.
4. Lakukanlah latihan pernafasan diafragma.
5. Untuk memberatkan suara,anda juga bisa minum kopi. Kopi bertujuan untuk memberatkantsuara yang berada dikerongkongan. Tapi jangan banyak-banyak, karena tidak baik untuk kesehatan tubuh.
Jika anda tidak pernah melakukan Teknik Growl, Tenggorokan anda akan mengalami sedikit gatal sehingga menjadikan Growl yang anda keluarkan terputus-putus. Hal ini sudah wajar, jadi anda tidak usah khawatir.

3. TEKNIK GRUNT
Arti kata Grunt adalah “Dengkuran”. Teknik ini sangat mudah dipelajari dari 7 macam teknik Scream. Teknik Grunt bertolak belakang dengan Teknik Scream. Jika teknik Scream Mengeluarkan, maka Teknik Grunt adalah “menyedot” atau “menghisap”.
Berarti Teknik Grunt adalah menghisap suara dari luar menuju ke kerongkongan dalam. Tips atau cara yang dipakai sama halnya denganTeknik-Teknik yang lain. Tetapi lebihlah fokus pada teknik pernafasan diafragma.

4.TEKNIK PIQ SQUEALS
Teknik ini merupakan Teknik yang hampir sama dengan Teknik Grunt, atau bisa dibilang Modifiikasi dari teknik Grunt. Sama halnya dengan Teknik Scream dengan Teknik Growl, hanya ada perbedaan sedikit. Teknik Piq Squeals juga “Menyedot” sama dengan Grunt. Akan tetapi teknik ini lebih mendengkur dan juga leih melengking dari Teknik Grunt.
Tips atau cara yang bisa anda pakai untuk melakukan teknik ini yaitu dengan cara melipat lidah ke belakang, lalu lakukanlah teknik Grunt (Menyedot Suara) dengan santai. Maka akan didapatkan suara Piq Squeals. Dan juga seringlah berlatih pernfasan diafragma.

5.TEKNIK FRY
Teknik ini sebenarnya muncul dari sebuah Karakter dari seorang Vokalis itu sendiri. Jadi setiap orang berbeda-beda. Jadi Teknik ini bisa anda kembangkan sendiri sesuai Karakter Vokal anda masing-masing.Teknik Fry sama halnya dengan Scream, yaitu mengeluarkan suara dari kerongkongan.
Jika anda ingin melakukan Teknik-Teknik Scream, kuasailah Teknik Pernafasan terlebih dahulu.

6.TEKNIK FALSE
Teknik yang ke enam ini bernama Teknik False. Teknik ini di katakan sulit karena dalam pengeluaran suara terjadi Distorsi ditenggorokan yang menghasilkan suara Scream yang tinggi namun ber Distorsi.
Pastinya tenggorakan anda akan mengalami sakit atau gatal seperti teknik Growl, karena diteknik ini pengeluaran suara yang keras dan tinggi.

7.TEKNIK DEATH
Teknik Death. Teknik ini juga hampir sama dengan Teknik False, Cuma bedanya tidak ada Distorsi diteknik yang satu ini.
Teknik Death adalah salah satu bentuk Scream dengan suara yang tinggi mirip seperti seperti suara falsetto yang sangat melengking. Akan tetapi yang lebih mempengaruhi Teknik ini adalah Karakter Vokalis itu sendiri. Jika karakter suara Vokalis tinggi, maka Teknik Death yang dihasilkan akan lebih mudah.Teknik ini jarang digunakan karena tingkat kesulitannya sama dengan teknik False.Tips untuk melakukan Teknik ini adalah :
1. Seringlah berlatih suara tinggi
2.Jika anda sudah bisa mengeluarkan suara tinggi,buatlah suara itu menjadi Falsetto.
3. Kuasailah teknik pernafasan Diafragma, karena itu sangat penting.

saya minta maaf jika ada yang salah dalam penulisan dan pengertiannya.oke mungkin cukup segitu postingan dari saya.selamat berlatih dan selamat berjuang

Minggu, 23 Oktober 2011

PUNK PANGKALAN BANTENG


Jangan selalu mencap miring anak punk, kalo belon dekat. Mereka emang cuek, tapi juga tau diri. Kenapa mesti berpakaian lusuh?

“Awas anak punk!” Peringatan kayak gitu masih sering terdengar begitu melihat segerombolan anak punk di jalan. Maklum, penampilan anak punk emang bikin “keder” banyak orang. Jaket lusuh yang dipenuhi emblem, sepatu boots Doc Mart, celana panjang ketat, spike (gelang berjeruji) di tangan, rambut tajamnya yang bergaya mohawk (mohak) bikin punkers terkesan garang.

Bukan hanya penampilan yang membuat imej punk jadi “lain” dari komunitas remaja kebanyakan, tapi juga tingkah mereka. Bergerombol di jalan, kadang sampe pagi, dan kadang suka terlibat tawuran. Maka, kompletlah punk kena cap sebagai komunitas yang bermasalah. Padahal, apa sebenernya anak punk kayak gitu? Tukang bikin rusuh?

“Salah banget kali, orang-orang ngelihat kita kayak sampah masyarakat. Mereka yang mikir begitu, sebenarnya nggak tau apa-apa tentang kita,” kata Oscar, salah satu anak punk Jakarta Timur (Sorry, musti pake’ nama samaran).

Menurut Oscar, penampilan punk yang lusuh bukan berarti kelakuan mereka juga minus. Apalagi penampilan kayak gitu udah menjadi cirri khas punk. Mungkin kelihatan lusuh, dekil, kayak orang aneh, tapi kita nggak pernah ngelakuin tidak criminal kayak maling. “Kalo ada anak punk yang malak, dia nggak ngerti arti punk sebenarnya. Mungkin cuma dandanan luar doang yang punk, dalemnya nggak tau apa-apa,” tambah cowok berusia 16 tahun ini serius.

Tapi nggak bisa dipungkiri, penampilan, penampilan punk yang sering kelihatan lusuh nggak terlepas dari sejarah kelahiran punk itu sendiri. Menurut Oscar, punk lahir di jalanan, dari orang-orang yang tertindas kayak gembel, buruh dan gelandangan yang benci sama kapitalis di Eropa. Mereka benci ama orang kaya yang serakah dan penindas orang miskin.

“Mereka akhirnya terbuang, sampe terus bikin komunitas sendiri. Tapi, kalo lantas dianggap kriminal, ya salah. Punk malah punya jiwa sosial dan solidaritas yang tinggi, terutama buat kelompoknya. Mereka juga memihak rakyat kecil,” jelas Oscar panjang lebar.

BANYAK ALIRAN

Penampilan seperti itu, juga diikutin abis ama anak punk di Indonesia. Tapi, bukan karena semata karena penampilan yang bikin banyak remaja tertarik masuk kedalam komunitas punk, melainkan karena motto anak punk itu sendiri. Equality (persamaan hak) misalnya, termasuk yang bikin banyak remaja jatuh hati.

“Tadinya aku juga nggak suka ama anak punk, tapi begitu aku coba gaul ama mereka, aku jadi tertarik. Mereka mementingkan kebersamaan dalam segala hal, prinsip itu yang nggak aku temuin di komunitas lain,” cerita Ricky (bukan nama sebenarnya) yang udah jadi anak punk sejak duduk di kelas I SMP.

Ricky makin jatuh hati ketika ia merasa cocok ama musik khas anak punkyang underground. Udah gitu lewat jalur indie label, cowok yang duduk di kelas II SMP ini merasa bebas berkreasi .Nggak bakal kena pengaruh ama perusahaan rekaman yang cenderung komersil. Pokoknya ia merasa bebas.

Tapi, diakui Ricky, begitu gabung ama komunitas punk, gaya hidupnya berubah berubah. Dandanan udah pasti. Selain itu, ia jarang di rumah. Biasanya nongkrong ama sesama anak punk. Kadang sampe pagi, terutama kalo hari libur. Pas nongkrong, biasanya mereka ngobrol dan berdiskusi tentang musik atau komunitas punk. Nggak jarang, mereka sering bertandang ke komunitas punk di tempat lain.

“Itu jadi semacam ‘kegiatan’ wajib. Selain bisa tau info baru tentang punk, kita juga bisa nambah temen baru,” tukas Ricky

Kegiatan lain, apalagi kalo bukan festival band underground yang biasanya digelar tiap Minggu. Gedung Olah Raga (GOR) biasanya paling sering dipakai buat acara mereka₪ Akibatnya, ada yang menganggap anak punk identik ama GOR. Di Jakarta ada di Bulungan, Youth Centre, dan Planet Senen. Termasuk GOR di Bekasi dan GOR Saparua di Bandung. Asal tau aja GOR dipilih bukan karena mereka nggak mampu menyewa tempat yang lebih mahal buat konser.

“Kalo kita mau, kita bisa kok bikin acara di kafe. Persoalannya, cuma di GOR kita bisa bebas dan imejnya nggak komersil,” tambah Ricky.

MEMILIH GEMBEL

Maklum aja kalo mereka ogah main di kafe yang serba glamor. Karena, hampir sama dengan punk di nagri, punk di Indonesia juga antikomersil, antikapitalis, dan anti keglamoran. Meski begitu, bukan berarti anak punk miskin semua. Banyak kok anak punk yang berasal dari rumah gedongan Tapi kesehariannya, mereka tetap berpenampilan lusuh.

“Banyak anak punk yang kelihatan di konser – konser itu, sebenernya anak orang kaya, lho! Rumahnya gedongan. Tapi, mereka melepas semua itu dengan pake kostum gembel yang tak terawat, supaya jadi punk. Mereka malah malu kalo kelihatan gaya,” cerocos Oscar.

Bukti lain kalo anak punk cukup berduit, dengan seringnya bikin konser. Nah, segala biaya itu ditanggung ama mereka sendiri. Misalnya geng A bikin acara, semua anggotanya patungan. Mulai dari sewa gedung, bikin leaflet, sampe sewa alat segala. Udah gitu, yang nonton juga dikutip bayaran, biasanya sekitar 10 ribu perak. Ini kebersamaan juga, kita menghargai yang bikin acara, mereka juga ngelakuin yang sama. Jadi anak punk itu hobinya bukan gratisan!” tambah Ricky.

Nah, kebersamaan seperti itulah yang bikin anak punk tetap kompak. Emang sih kadang ada yang suka “bandel”. Misalnya, ada yang suka bikin keributan dan membenci kelompok tertentu. Kalo udah gini, kamu nggak bisa mengartikan anak punk semuanya kayak gitu. Karena di dalam punk itu sendiri, banyak alirannya. Bukan cuma musiknya, tapi juga ciri khas lain. Misalnya punk street dan punk rock yang hobinya nongkrong di jalanan.

POLITIK DAN GAYA

Ada juga kelompok lain yang sodaraan ama punk, yaitu skinheads. Aliran yang “berkiblat” ama Nazi ini konon lebih brutal dan rasis (benci ama kelompok tertentu) disbanding punk lainnya. Di negara asalnya, kelompok yang biasanya disebut skinheads Nazi ini memang sangat berbahaya. Tapi di Indonesia, cenderung nggak rasis. Bahkan penampilannya lebih gaya ketimbang di nagri. Kelompok yang lahir dari kaum pekerja itu masih banyak yang antiras.

Ada juga yang namanya skinheads politik. Kelompok ini menurut Ricky lebih banyak terlibat ama dunia politik di Indonesia, bahkan sering ikut aksi ama PRD. Maklum karena mereka punya prinsip yang sama di bidang politik. “Mereka ikut karena paham masa depannya sejalan dengan PRD,” tambah Ricky.

Yang menarik, ada kelompok yang menamakan dirinya straight edge. Bukan seperti punk yang lainnya, komunitas ini punya sikap yang lumayan “bersih” disbanding punk lain. Misalnya, mereka antirokok, anti-seks bebas, dan vegetarian. “Tapi disini nggak banyak,” kata Ricky.

Menurut Ricky, kalo nongkrong, nggak semua anak punk suka nge-drugs. “Tapi aku akuin, ada yang suka minum – minum. Tapi, kalo yang namanya junkies tinggalin deh! Anak punk udah nggak setuju ama yang namanya junkies,” tambah Oscar.

Uniknya, meski mereka setia ama prinsip dan aturan dalam komunitas, hampir dipastikan anak punk nmggak punya tokoh yang patut dijadikan panutan. Boleh jadi karena kebersamaan. Jadi kalo pun dianggap idola biasanya mereka menyebut Hitler. Tapi kebanyakan lebih suka menyebut nama band kayak Sex Pistols dan The Bussiness. Itu pun mereka kagum karena aliran musiknya yang menurut mereka keren punya.

“Namanya equality, jadi semuanya sama. Nggak pake pimpinan segala,” jelas Ricky.

PUNK : Do It Yourself dan Anti Kemapanan

Punk sebagai jenis musik, masuk ke tanah air pada tahun 1980-an, bersamaan dengan kegandrungan anak-anak muda pada grup band politis asal Inggris, Sex Pistol. Awal tahun 1990-an, beberapa anak muda di Bandung kemudian mencoba mengartikulasi budaya impor itu dengan berdandan punk: rambut berdiri (mohawk) yang dilengkapi berbagai asesoris khasnya.

Agak unik ngobrol dengan komunitas ini. Mereka punya sikap tegas dan berani berbeda secara prinsip. “Menurut gue, punk itu mengembalikan kontrol atas diri loe sendiri. Do it Yourself dan anti kemapanan,” terang Ika, yang juga kerap disebut Peniti Pink, salah satu anggota komunitas punk di Jakarta. Dalam kacamata Ika, punk lebih kepada persoalan melawan, bukan memberontak. “Kami melawan ketidakadilan, melawan dari tekanan, bukan memberontak tapi melawan. Anti kemapanan dalam arti menolak segala sesuatu yang sudah jadi status quo,” tegas cewek yang dikontak via email itu.

Sebagai seorang perempuan, Ika tidak merasakan adanya perbedaan perlakuaan antara punkers cewek dan cowok. “Dalam skala besar, keterwakilan punker cewek memang tidak sebesar yang cowok. Tapi sekarang sudah lumayan menonjol dan punya pengaruh juga,” tambah Ika. Menurut Ika yang kerap menulis soal punk dan perempuan, punk mampu melihat perempuan dengan lebih adil dan fair dibanding mainstream.

Soal tudingan komunitas punk banyak mengumbar kata-kata provokatif, Ika menolaknya. “Tidak juga. Organ-organ politik dan agama di Indonesia, kayaknya malah lebih provokatif deh,” kilahnya. Tapi Ika tidak menolak jika punk juga menjadi bagian dari gaya hidup. “Punk juga bisa jadi fesyen, musik, atau apapun yang gue rasa punk bisa masuk ke dalamnya,” tandasnya Ika lagi. Tapi percaya atau tidak, Ika mengaku tidak berharap apa-apa dari scene punk di Indonesia. “Tidak ada yang gue harapkan,” tegasnya.

Perkembangan scene punk –komunitas, gerakan, musik, fanzine, dan lainnya– paling optimal adalah di Bandung, disusul Malang, Yogyakarta, Jabotabek, Semarang, Surabaya, dan Bali. Parameternya adalah kuantitas dan kualitas aktivitas: bermusik, pembuatan fanzine (publikasi internal), movement (gerakan), distro kolektif, hingga pembuatan situs.

Meski demikian, secara keseluruhan, punk di Indonesia termasuk marak. Profane Existence, sebuah fanzine asal Amerika menulis negara dengan perkembangan punk yang menempati peringkat teratas di muka Bumi adalah Indonesia dan Bulgaria. Bahwa `Himsa`, band punk asal Amerika sampai dibuat berdecak kagum menyaksikan antusiasme konser punk di Bandung.

Di Inggris dan Amerika –dua negara yang disebut sebagai asal wabah punk, konser punk hanya dihadiri tak lebih seratus orang. Sedangkan di sini, konser punk bisa dihadiri ribuan orang.

Mereka kadang reaktif terhadap publikasi pers karena khawatir diekploitasi. Pers sebagai industri, mereka anggap merupakan salah satu mesin kapitalis. Mereka memilih publikasi kegiatan, konser, hingga diskusi ide-ide lewat fanzine.

Punk not DEAD!!!

Komunitas yang satu ini memang sangat berbeda sendiri dibandingkan dengan komunitas pada umumnya. Banyak orang yang menilai bahwa komunitas yang satu ini termasuk salah satu komuitas yang urakan, berandalan dan sebagainya. Namun jika dicermati lebih dalam banyak sekali yang menarik yang dapat Anda lihat di komunitas ini. Punk sendiri terbagi menjadi beberapa komunitas-komunitas yang memiliki ciri khas tersendiri, terkadang antara komunitas yang satu dengan komunitas yang lain juga sering terlibat masalah. Walaupun begitu mungkin beberapa komunitas Punk di bawah ini dapat mempengaruhi kehidupan Anda sehari-hari.

Punk Community

Anarcho Punk
Komunitas Punk yang satu ini memang termasuk salah satu komunitas yang sangat keras. Bisa dibilang mereka sangat menutup diri dengan orang-orang lainnya, kekerasan nampaknya memang sudah menjadi bagiandari kehidupan mereka. Tidak jarang mereka juga terlibat bentrokan dengan sesama komunitas Punk yang lainnya.
Anarcho Punk juga sangat idealis dengan ideologi yang mereka anut. Ideologi yang mereka anut diantaranya, Anti Authoritarianism dan Anti Capitalist.Crass, Conflict, Flux Of Pink Indians merupakan sebagian band yang berasal dari Anarcho Punk.

Crust Punk
Jika Anda berpikir bahwa Anarcho Punk merupakan komunitas Punk yang sangat brutal, maka Anda harus menyimak yang satu ini. Crust Punk sendiri sudah diklaim oleh para komunitas Punk yang lainnya sebagai komunitas Punk yang paling brutal. Para penganut dari faham ini biasa disebut dengan Crusties. Para Crusties tersebut sering melakukan berbagai macam pemberontakan dalam kehidupan mereka sehari-hari.
Musik yang mereka mainkan merupakan penggabungan dari musik Anarcho Punk dengan Heavy Metal. Para Crusties tersebut merupakan orang-orang yang anti sosial, mereka hanya mau bersosialisasi dengan sesama Crusties saja.

Glam Punk
Para anggota dari komunitas ini merupakan para seniman. Apa yang mereka alami dalam kehidupan sehari-hari sering mereka tuangkan sendiri dalam berbagai macam karya seni. Mereka benar-benar sangat menjauhi perselisihan dengan sesama komunitas atau pun dengan orang-orang lainnya.

Hard Core Punk
Hard Core Punk mulai berkembang pada tahun 1980an di Amerika Serikat bagian utara. Musik dengan nuansa Punk Rock dengan beat-beat yang cepat menjadi musik wajib mereka. Jiwa pemberontakan juga sangat kental dalam kehidupan mereka sehari-hari, terkadang sesama anggota pun mereka sering bermasalah.

Nazi Punk
Dari sekian banyaknya komunitas Punk, mungkin Nazi Punk ini merupakan sebuah komunitas yang benar-benar masih murni. Faham Nazi benar-benar kental mengalir di jiwa para anggotanya. Nazi Punk ini sendiri mulai berkembang di Inggris pada tahun 1970an akhir dan dengan sangat cepat menyebar ke Amerika Serikat. Untuk musiknya sendiri, mereka menamakannya Rock Against Communism dan Hate Core.

The Oi
The Oi atau Street Punk ini biasanya terdiri dari para Hooligan yang sering membuat keonaran dimana-mana, terlebih lagi di setiap pertandingan sepak bola. Para anggotanya sendiri biasa disebut dengan nama Skinheads. Para Skinheads ini sendiri menganut prinsip kerja keras itu wajib, jadi walaupun sering membuat kerusuhan mereka juga masih memikirkan kelangsungan hidup mereka. Untuk urusan bermusik, para Skinheads ini lebih berani mengekspresikan musiknya tersebut dibandingakan dengan komunitas-komunitas Punk yang lainnya. Para Skinheads ini sendiri sering bermasalah dengan Anarcho Punk dan Crust Punk.

Queer Core
Komunitas Punk yang satu ini memang sangat aneh, anggotanya sendiri terdiri dari orang-orang “sakit”, yaitu para lesbian, homoseksual, biseksual dan para transexual. Walaupun terdiri dari orang-orang “sakit”, namun komunitas ini bisa menjadi bahaya jika ada yang berani mengganggu mereka. Dalam kehidupan, anggota dari komunitas ini jauh lebih tertutup dibandingkan dengan komunitas-komunitas Punk yang lainnya. Queer Core ini sendiri merupakan hasil perpecahan dari Hard Core Punk pada tahun 1985.

Riot Grrrl
Riot Grrrl ini mulai terbentuk pada tahun 1991, anggotanya ialah para wanita yang keluar dari Hard Core Punk. Anggota ini sendiri juga tidak mau bergaul selain dengan wanita. Biasanya para anggotanya sendiri berasal dari Seattle, Olympia dan Washington DC.

Scum Punk
Jika Anda tertarik dengan Punk, mungkin ini salah satu komunitas yang layak untuk diikuti. Scum Punk menamakan anggotanya dengan sebutan Straight Edge Scene. Mereka benar-benar mengutamakan kenyamanan, kebersihan, kebaikan moral dan kesehatan. Banyak anggota dari Scum Punk yang sama sekali tidak mengkonsumsi zat-zat yang dapat merusak tubuh mereka sendiri.

The Skate Punk
Skate Punk memang masih erat hubungannya dengan Hard Core Punk dalam bermusik. Komunitas ini berkembang pesat di daerah Venice Beach California. Para anggota komunitas ini biasanya sangat mencintai skate board dan surfing.

Ska Punk
Ska Pun merupakan sebuah penggabungan yang sangat menarik antara Punk dengan musik asal Jamaica yang biasa disebut reggae. Mereka juga memiliki jenis tarian tersendiri yang biasa mereka sebut dengan Skanking atau Pogo, tarian enerjik ini sangat sesuai dengan musik dari Ska Punk yang memilikibeat-beat yang sangat cepat.

Punk Fashion
Para Punkers biasanya memiliki cara berpakaian yang sangat menarik, bahkan tidak sedikit masyarakat yang bukan Punkers meniru dandanan mereka ini. Terkadang gaya para Punkers ini juga digabungkan dengan gaya berbusana saat ini yang akhirnya malah merusak citra dari para Punkers itu sendiri. Untuk pakaiannya sendiri, jaket kulit dan celana kulit menjadi salah satu andalan mereka, namun ada juga Punkers yang menggunakan celana jeans yang sangat ketat dan dipadukan dengan kaos-kaos yang bertuliskan nama-nama band mereka atau kritikan terhadap pemerintah. Untuk rambut biasanya gaya spike atau mohawk menjadi andalan mereka. Untuk gaya rambut ini banyak orangorang biasa yang mengikutinya karena memang sangat menarik, namun terkadang malah menimbulkan kesan tanggung. Body piercing, rantai dan gelang spike menjadi salah satu yang wajib mereka kenakan. Untuk sepatu, selain boots tinggi, para Punkers juga biasa menggunakan sneakers namun hanya sneakers dari Converse yang mereka kenakan.